Kamis, 19 April 2018

Pasca reformasi kebebasan berserikat kaum buruh dimulai saat presiden saat itu, BJ Habibie, meratifikasi Konvensi The International Labour Organization(ILO). Langkah tersebut lalu dilanjutkan oleh mantan Presiden Abdurrhaman Wahid lewat UU No. 2 tahun 2000 tentang Serikat Buruh. Meski demikian kasus konflik perburuhan justru menunjukkan kecenderungan peningkatan baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Berdasarkan data PHI dan Jamsos, jumlah kasus perselisihan hubungan industrial pada 2011 adalah 4.242 kasus, meningkat dari tahun 2010 yang sebanyak 3.993 kasus. Sedangkan jumlah pemogokan mencapai 303 kasus dengan pekerja yang terlibat sebanyak 64.820 orang yang membuat jam kerja hilang 1.891.387 jam.